Widget HTML Atas

Mindset Pecundang - Kenapa Saya Selalu Gagal dalam Bisnis

Blog gagal, bisnis gagal, selalu gagal

Sebagai seorang pemuda dari generasi milenial, saya selalu menyebut diri saya sendiri sebagai orang yg kurang beruntung.

Banyak ngeluh dan selalu menyepelekan kewajiban.


Tanpa disadari hal inilah yang membuat saya selalu gagal dan gagal ketika mencoba berbisnis.

Misalnya bisnis online dan blogging contohnya.

Jujur, saya dulu tertarik dengan dunia blogging hanya karena uang.

Yah, ingin dapat uang lebih.

Apalagi setelah mendengar banyak kisah blogger yang sukses diluar sana. Melihat postingan mereka di beranda Facebook yang isinya pamer earning sungguh membuat saya tergiur.

Dalam hati saya bilang, "gampang ya nyari duit di blog, cuman nulis aja dibayar".

... dan benar saja. Seperti kata pepatah jawa "penak nyawang timbang nglakoni".

Setelah saya terjun ke dunia blogging, rasanya setengah mati antara percaya dan tidak percaya. Nyari duit di blog itu susah, apalagi kalau mindset kalian bikin blog cuman buat nyari duit.

Saya sendiri baru mulai menghasilkan setelah ngeblog selama setahun.

Bayangin lu tiap hari nulis artikel, ngabisin waktu buat SEO, otak-atik website selama setahun tanpa dibayar.

Kalau orang niatnya nyari duit saya jamin ga bakal betah. Itu salah satu contohnya dari pengalaman saya sendiri.

Mindset dan Kegagalan

Kalau kata mas Darmawan (panduanIM.com).

Mindset dan kegagalan itu saling berelasi. Seperti halnya kehidupan, kalau kita berprasangka baik maka hasilnya juga akan baik.

Mindset juga begitu. Pandangan (tujuan) kita dalam berbisnis akan menentukan hasil akhirnya.

Jangan melakukan sesuatu hanya karena uang.

Lha gimana, hidup kan butuh uang ?

Ya saya paham, saya juga butuh uang buat makan dan masa depan. (eaaa ngomongin masa depan)

Begini lho.


Anggap saja uang itu kebutuhan kita, sementara prioritasnya bukan itu. Prioritas kita adalah medapatkan manfaat dari apa yang kita lakukan.

Entah itu untuk membantu orang lain, menjadikannya hobby, atau sekedar untuk memperluas pengalaman.

Mau Hasil Instan Tapi Gamau Usaha

Nggak ada yang instan dalam bisnis.

Yang instant itu hanya indomie kuah rasa bawang goreng. Itupun masih harus dibuka bungkusnya, rebus mie-nya selama 3-5 menit, aduk bumbunya, kemudian di makan.

Mie aja masih butuh proses buat dimakan, apalagi bisnis.

Mindset yang kaya gini nih yang salah. Kalau kalian mau memulai bisnis, berarti sudah siap dan mau merasakan gagal terlebih dahulu.

Bukan cuma itu, kalian juga harus siap buat kerja keras dan menunda kesenangan.

Misalnya, temen-temen kalian abis pulang kuliah bisa langsung main, nongkrong, nonton bioskop. Sementara lu harus mulai menyibukan diri buat mengembangkan bisnis.

Semua itu butuh pengorbanan cuy.

Dulu saat awal-awal ngeblog. Tiap pulang sekolah gua selalu jadi nolep yang kerjaannya mantengin laptop di kamar.

Kadang sering dimarahin karena ga pernah keluar kamar, dan itu hampir tiap hari.

Bingung Mulai dari Mana

"Aku pengen ngeblog tapi gatau mulainya gimana?"

"Pengen bisnis online tapi gatau caranya?"


... dan masih banyak lagi kebingungan para penduduk +62.

Saya dulu juga begitu. Banyak alesan dan akhirnya kagak jadi action.

Sebenernya mulai bisnis itu gampang. Kalau kata mas Maulana Malik (maulanamalik.com)

Saya dulu ngeblog juga bermodal rasa ingin tau aja, dan akhirnya bisa pelan-pelan meskipun harus belajar manual dari internet.

Kalau dipikir-pikir sudah banyak kemajuan yang saya alami, dari yang sebelumnya ga paham SEO, jadi paham. Awalnya ga bisa editing dan coding, sekarang sudah rada lancar.

Banyak sekali hasil dan pengalaman yang saya dapat, dan itu jauh lebih berharga daripada uang.

Enggak Fokus

Tanpa disadari, ini juga salah satu alasan kenapa saya selalu gagal dalam berbisnis.

Enggak fokus dan kebanyakan mikir.

Saya ini tipe orang yang cepet bosan kalau mengerjakan sesuatu yang gitu-gitu mulu alias stagnan.

Kecuali kalau itu hobby saya.

Saya nulis konten tiap hari juga nggak pernah bosan karena memang sudah jadi hobby.

Beda halnya kalau pekerjaan.

Contohnya, dulu saya pernah bekerja di salah satu toko ritel obat-obat herbal. Disana saya jadi pelayan toko yang kerjaannya tiap hari kaya gitu-gitu aja. Alhasil baru 2 bulan bekerja saya langsung risen karena bosan.

Dalam bisnis juga seperti itu.

Fokus dan menikmati bisnis yang sedang dibangun adalah kunci menuju kesuksesan.

Penutup

Kesuksesan itu nggak ada yang instan, semua butuh proses dan pengorbanan. Kalau kita gamau berproses ya kita ga bakal sukses.

Saya sendiri masih terus belajar, nyari kerja sana sini, ngerjain ini itu, nyoba bisnis online, gagal, nyoba lagi, dan terus sampai berhasil.
Pebriansah
Pebriansah Medical Student & Content Writter
LIHAT KOMENTAR

Berlangganan via Email