Widget HTML Atas

Copywriting untuk Bisnis Online yang Bisa Meledakan Omzet Penjualan

Belajar copywriting, panduan copywriting
 Image by panduanim.com
Copywriting adalah ilmu wajib yang harus dimiliki semua pebisnis online.

Kenapa wajib ? Apa itu copywriting ?
Copywriting punya peran penting dalam mendatangkan traffic, prospek, leads, dan buyer yang sangat potensial dalam bisnis online anda.

Tak hanya itu, copywriting juga akan membantu anda untuk...
  • Mengkonversi prospek menjadi pembeli
  • Memperbanyak average sales
  • Mengedukasi customer
  • Mendapatkan referensi dari customer lama
  • Mencari dan membentuk tim penjualan berupa reseller, dropshipper, agen, atau distributor
  • dan masih banyak lagi
Sebelum membahas lebih dalam mengenai copywriting. Setidaknya ada 3 hal dasar dalam bisnis online yang harus anda pahami.

1. Traffic

Tanpa traffic anda tidak akan mendapatkan pembeli. Ini berbicara tentang seberapa banyak orang yang mengunjungi website atau toko online anda. Semakin besar traffic yang datang, semakin banyak juga produk anda yang terjual.

Pikirkan, bagaimana caranya membuat orang mau berbondong-bondong setiap harinya untuk melihat produk yang anda jual.

Setidaknya ada tiga sumber traffic yang bisa anda manfaatkan, yaitu :

A. Organik traffic

Ini adalah orang-orang baru yang berkunjung ke website atau toko online anda. Biasanya bersumber dari mesin pencari (Google), media sosial, atau website lain.

B. Paid traffic

Sama seperti organik traffic, hanya saja pengunjung baru yang datang ini karena diberitahu atau mendapatkan rekomendasi dari orang yang sudah membeli produk anda.

C. Direct traffic

Simpelnya, direct traffic adalah orang-orang yang menjadi langganan produk anda. Ini bisa jadi sumber traffic terbaik karena mereka mau membeli produk anda lagi dan lagi.

2. Conversion

Setelah mendatangkan traffic, tugas selanjutnya jauh lebih penting yaitu membuat mereka membeli produk anda.

Ini tidak mudah.

Banyak pebisnis online yang gagal karena tidak mampu membuat calon pembeli untuk membeli produk mereka. Padahal mereka sudah susah payah dalam mendatangkan traffic ke website dan toko online, namun ternyata konversinya NOL alias nggak ada yang beli.

Disinilah peran ilmu copywriting. Dengan memahami dan menerapkannya anda akan bisa mengkonversi traffic menjadi pembeli yang loyal dan bahkan menjadi langganan.

3. Relationship

Ini bagian yang sering dilupakan para pebisnis online. Kebanyakan dari mereka hanya menginginkan hasil yang instan, jika sudah closing, yasudah, dadah...!

Padahal seharusnya tidak demikian.

Sebisa mungkin anda harus bisa membangun relasi atau hubungan dengan database anda, baik itu visitor (calon pembeli) maupun buyer (pembeli).

Buat apa ?

Setidaknya membangun relationship memiliki 3 tujuan yang akan menguntungkan para pebisnis online.

A. Repeat order

Tujuan pertama adalah mendapatkan repeat order, yaitu membuat pembeli produk anda melakukan pembelian lagi dan lagi. Ini biasanya hanya terjadi jika pembeli sudah loyal dan mempunyai relasi dengan anda.

B. Up sell

Tujuan kedua adalah mendapatkan up sell, yaitu membuat prospek (calon pembeli) melakukan pembelian lebih banyak. Semakin baik relasi dan kepercayaan mereka terhadap anda, semakin banyak barang yang akan mereka beli.

C. Referral

Tujuan terakhir adalah mendapatkan refferal atau rekomendasi dari para pembeli produk anda. Mereka akan merekomendasikan produk anda ke teman-temannya sehingga anda mendapatkan paid traffic yang mempunyai konversi penjualan lebih tinggi.

Bagaimana, apakah anda sudah memahami 3 poin penting ini dalam bisnis online ?

Jika sudah, mari kita bahas lebih dalam mengenai teknik copywriting ini.

Pertama, saya akan buat contoh sederhana bagaimana penerapan copywriting dalam bisnis online.

Saya bertanya pada teman-teman saya begini.
"Kira-kira berapa harga jam tangan yang saya pakai ini ?"
Spontan mereka menjawab.
"Yang begini mah paling 150.000"
"Kayaknya 300.000"
"200 ini pasti"
Setelah itu, saya menambahkan informasi tambahan pada mereka.
"Jam tangan saya ini asli loh, bukan yang dijual di pinggiran jalan, tebak berapa harganya ?"
Lalu mereka menjawab.
"Kalo asli berarti 500.000-an"
"Mungkin 1 jutaan"
Tak berhenti sampai disitu, saya kembali menambahkan informasi tambahan.
"Jam tangan saya ini asli buatan luar negeri, bukan merk Indonesia, lihat saja fiturnya bisa buat alarm dan kamera juga. Kira-kira berapa harganya ?"
Mereka diam sejenak sambil mengamati dan mencoba fitur yang saya jelaskan tadi, kemudian mereka menebak.
"Wah kalo ada kameranya gini sih bisa 3 jutaan"
"Mahal ini pasti, 4 jutaan yaa"
"Kalo fiturnya lengkap gini mungkin 5 jutaan"
Nah, apa pelajaran penting yang bisa anda ambil dari penerapan diatas.

Pertama, jika orang belum teredukasi tentang apa sebenarnya yang anda jual, belum ada pendekatan, dan belum ada penjelasan maka orang akan menolak membeli produk yang anda jual.

Kedua, calon pembeli yang belum tau fitur dan benefit (keunggulan) produk anda, maka akan cenderung menebak-nebak harga.

Ketiga, semakin detail informasi produk yang anda jelaskan maka semakin besar juga value yang ditangkap oleh pembaca. Ketika value membesar, harganya akan naik dan akhirnya terjadilah penjualan.

Tujuh Pondasi Copywriting dalam Bisnis Online

Belajar copywriting, panduan copywriting

Dalam berbisnis online ada satu tahapan wajib yang harus dilakukan yaitu melakukan promosi atau membuat iklan untuk produk yang dijual.

Ingat, pembeli tidak datang dengan sendirinya, mereka datang karena tertarik dengan penawaran yang anda berikan.

Berikut ketujuh pondasi copywriting yang nantinya akan dijadikan dasar dalam mempromosikan produk bisnis online anda.

1. Headline

Bagian terpenting dari iklan adalah headline. Jika headline yang anda buat tidak cukup membuat orang tertarik, maka anda dipastikan kehilangan calon buyer potensial yang akan melakukan pembelian.

Lalu bagaimana membuat headline yang menarik ?

Seperti apa contohnya ?

Tenang, ada banyak jenis headline mematikan yang bisa diterapkan untuk mempromosikan produk anda.

Selengkapnya baca artikel 7 jenis headline mematikan untuk bisnis online.

2. Penawaran

Dalam melakukan promosi, anda harus tau apa yang menjadi masalah pembaca, apa yang mereka inginkan, dan anda harus memberitahu mereka bahwa anda memiliki solusi atas permasalahan tersebut.
Benefit adalah keuntungan yang pembeli dapatkan jika membeli produk yang anda jual.

Ingat, jika anda ingin membuat buyer (calon pembeli) yakin dengan penawaran anda, maka buatlah alasan yang kuat kenapa mereka harus membeli produk anda.

Setidaknya jawab poin-poin dibawah ini saat membuat penawaran produk :
Kenapa produk anda lebih baik daripada produk kompetitor yang sejenis ?

Kenapa mereka harus percaya kepada anda ?

Kenapa mereka harus membeli produk anda ?

Kenapa mereka harus beli sekarang, tidak besok, atau kapan-kapan ?

Kenapa anda memberikan penawaran demikian ? apa alasannya ?
Lalu dalam penulisan copywriting, gunakan frasa berikut ini untuk menjawab poin diatas.
7 Alasan kenapa anda harus beli...

Mengapa produk ini wajib anda miliki ?

Kenapa ini penting untuk anda coba ?

Ini alasan kenapa anda harus bergabung menjadi...

Beli sekarang dan dapatkan diskon..

Limited stock, siapa cepat dia dapat...
...dan banyak lagi, anda bisa mengembangkannya sendiri.

3. Bonus

Adanya bonus akan semakin menguatkan pembaca untuk membeli produk yang anda jual. Bonus ini semacam stimulus yang akan membuat para pembeli tergerak untuk segera membelinya.

Dalam memberikan bonus, ada 2 hal yang harus anda perhatikan.

Pertama, ada nilainya.

Jangan hanya memberikan bonus tanpa menyertakan nilai harga dari bonus yang diberikan.
Misalnya jika anda ingin memberi bonus ebook, maka berikan penjelasan dari nilai ebook tersebut.
"Ebook GRATIS 10 teknik closing yang mampu meningkatkan penjualan senilai Rp 397.000".
Intinya gunakan kata "senilai..." dalam bonus yang anda berikan.

Kedua, relevan dengan produk utama.

Relevan dalam arti masih memiliki hubungan dengan produk utama yang anda jual. Jika produk utamanya handphone, maka beri mereka bonus powerbank atau sejenisnya. Jika produknya hijab, maka beri mereka bonus bross atau semacamnya.

Intinya harus relevan agar value dari produk yang anda jual meningkat.

4. Testimoni

Salah satu bagian terpenting dari pemasaran produk adalah adanya testimoni. Adanya testimoni akan membantu anda dalam menjelaskan product knowledge ke konsumen.

Ingat, setiap orang butuh bukti dan kepastian. Jika ada pelanggan lama yang memberi testimoni tertentu, maka itu akan meyakinkan mereka bahwa produk anda benar-benar bagus.

Bagaimana dengan usaha baru yang belum memiliki pembeli ?

Untuk anda yg baru memulai usaha, tentu akan kesulitan mendapat testimoni jika belum memiliki pelanggan sama sekali.

Untuk ini, anda bisa manfaatkan apapun itu yang dapat meningkatkan kredibilitas anda. Misalnya endorsement, sertifikat, ISO, BPOM, dan pengakuan lainnya.

Bagaimana cara mendapatkan testimoni ?

Pertama, minta langsung ke pelanggan.

Saat meminta testimoni, gunakan pertanyaan yang tepat dengan menghindari jawaban "iya" dan "tidak".

Contoh yang salah.
"Bu, boleh minta testimoninya?"
Contoh yang benar.
"Bu, gimana perasaan ibu setelah memakai produk saya?"
"Apa komentar positif bapak mengenai produk yang sudah bapak pakai?"

Kedua, lakukan timbal balik.

Ini semacam endorsement, dimana anda memberikan produk anda secara gratis kemudian meminta mereka untuk memberikan testimoni yang bagus ke produk anda.

Testimoni bisa berupa foto (screenshoot) atau video pendek. Cara seperti ini sangat efektif untuk usaha baru yang belum memiliki pelanggan.

5. Call To Action

Yang belum paham, berikut saya beri contoh frasa call to action yang bisa digunakan.
Beli sekarang juga!
Jadi tunggu apa lagi ? Klik disini
Langsung chat WA
Subscribe Disini
Join grup facebook disini
Lakukan hari ini
Buktikan sendiri
Telepon sekarang juga
..dan masih banyak lagi.

Tujuan dari call to action adalah bagaimana caranya mendesak pembaca untuk melakukan action sekarang juga dengan memesan atau membeli produk yang anda tawarkan.

Sedikit tips dari saya, gunakan call to action lebih dari satu dalam sebuah penawaran.

6. Notabene (N.B)

Bagian ini biasanya terletak di akhir penawaran. Fungsinya sendiri untuk memaksa pembaca agar benar-benar action sekarang juga.

Biar engga bingung, saya langsung berikan contohnya saja.
Lebih dari 1200 orang sudah merasakan kedahsyatan dari produk ini. Sekarang giliran anda.

Saya baru saja menginfokan ini ke lebih dari 5000 orang, kuota hanya tersisa 100 orang. Daftar sekarang.

Harga spesial ini hanya berlaku untuk 30 pemesan tercepat. Buruan sebelum kehabisan.

Penawaran ini berlaku khusus untuk hari ini saja sampai jam 24.00 WIB. Segera pesan disini.
Dari beberapa contoh N.B diatas, bisa ditarik kesimpulan bahwa N.B memiliki 3 urgensi utama yang selalu dicantumkan.

Pertama, social proof.

Tunjukan berapa banyak orang yang sudah menggunakan produk anda dan beritahu pembeli bahwa mereka sudah puas dengan produk yang anda jual.

Kedua, scarcity.

Beri keterbatasan baik dari segi jumlah pembeli, stock yang tersisa, hingga waktu promo penawaran. Tunjukan angkanya, jangan hanya kalimat agar pembaca terdesak untuk segera membeli produk yang anda tawarkan.

Ketiga, pain.

Beritahu apa kerugian yang akan mereka rasakan jika tidak segera membeli produk anda. Tunjukan urgensinya, beritahu mereka bahwa anda menginformasikan penawaran tersebut ke banyak orang, sedangkan kuota produk yang anda jual sangat terbatas.

7. Garansi

Ketakutan terbesar yang dimiliki calon pembeli adalah rasa takut dibohongi dan terlihat bodoh.

Hal seperti ini bisa dihancurkan dengan adanya garansi.
Ingat, tidak semua produk perlu digaransi. Jadi jeli lah dalam melihat potensi produk yang anda jual agar tidak salah dalam penerapannya.

Ketujuh pondasi copywriting diatas bersifat fleksibel, artinya akan berubah sesuai dengan media promosi yang digunakan.

Misalnya, ketujuh pondasi diatas bisa digunakan bersamaan apabila media promosinya berupa Landingpage atau Website, berbeda jika media promosinya hanya WA atau media sosial.
Pebriansah
Pebriansah Medical Student & Content Writter
LIHAT KOMENTAR

Berlangganan via Email