Widget HTML Atas

Cara Menulis Konten Berkualitas dengan Metode KTP

cara menulis konten berkualitas

Kesuksesan sebuah blog itu tidak lepas dari isi kontennya. Semakin berkualitas konten yang dibuat, semakin besar juga kesempatan blog untuk sukses.

Menulis konten berkualitas juga sebuah pilihan bagi para konten marketer.

Anda bisa memilih menghabiskan waktu untuk menciptakan konten berkualitas dan mulai membangun personal branding dengan baik, atau anda bisa memilih jalan pintas dan membuat konten seadanya.

Yang jelas apapun yang anda pilih nanti akan menentukan hasil akhirnya.

Sebelum masuk ke pembahasan utama, kita luruskan dulu anggapan yang salah soal konten berkualitas.

Mungkin banyak yang menganggap konten berkualitas itu orisinil bukan copy paste, panjang katanya sekian, dan tata bahasa tidak salah.

Ketiga hal diatas hanyalah standar minimum dan bukan tolak ukur konten berkualitas, jadi jangan salah persepsi.

Inilah konten berkualitas:
  • Punya value lebih dibanding konten lain yang sama
  • Kredibel, disertai internal link dan outbound link dengan data terpercaya
  • Penyajian konten yang tidak membosankan
  • Bisa menyelesaikan masalah pembaca
Bagaimana ?

Apakah konten yang anda buat sudah mencakup 3 poin diatas. Jika belum, silahkan simak cara membuat konten berkualitas berikut ini.

Menulis Konten Berkualitas

Sebelum mulai menulis konten berkualitas, ada beberapa poin penulisan yang harus anda pahami terlebih dahulu.

Pertama, kita lihat dulu apa yang membuat sebuah konten jadi berkualitas:

Konten Orisinil

Konten yang berkualitas sudah pasti orisinil, tapi konten yang orisinil belum tentu berkualitas.

Paham !

Membuat konten orisinil saja tidak akan cukup. Terkadang anda perlu membuat konten yang melampaui konten lain yang sejenis. Buat konten yang lebih lengkap dan lebih bernilai dibanding konten sejenisnya.

Untuk memahaminya, kita akan pelajari caranya dengan metode KTP.

Judul Menarik

Konten berkualitas selalu memiliki judul konten yang menarik. Judul sama pentingnya dengan isi konten, jadi jangan diabaikan.

Ingat !

Value Lebih

Konten yang memberikan value lebih ke pembaca, cenderung lebih berkualitas dibanding konten lain yang hanya menyajikan materi.

Value konten bisa berupa gambar, infografis, data yang akurat, ebook, file pdf, dan lain sebagainya yang bisa dijadikan oleh-oleh pembaca setelah melihat konten anda.

Tapi value juga bukan hanya soal itu, memuaskan pembaca dan bisa memberi jawaban atas masalah yang pembaca cari juga merupakan sebuah value dari konten.

Jadi jangan berpaku pada value yang bersifat fisik, tapi juga emosional.

Standar Konten Berkualitas

Setelah ada memahami poin penulisan sebuah konten yang berkualitas, sekarang anda harus tau standar konten bisa dikatakan berkualitas atau tidak.

Jika konten yang anda buat sudah memenuhi 4 standar ini, berarti anda melakukan permulaan yang baik.

Findable

Findable artinya konten yang Anda buat mudah ditemukan oleh pembaca. Paling tidak dengan 2 cara:

Dari dalam situs. Bila pembaca sudah berada di dalam situs anda, mereka harus bisa menemukan konten lain dengan mudah.

Ini berkaitan dengan navigasi situs dan link building.

Dari luar situs. Orang yang belum tau konten situs anda, harus bisa lebih mudah menemukannya lewat mesin pencari, sosial media, atau situs lain.

Ini berkaitan dengan SEO dan konten marketing.

Shareable

Shareable artinya konten yang anda buat mudah dibagikan atau memicu orang untuk membagikannya.

Konten berkualitas selalu memiliki hal ini. Kalau isi kontennya bagus, pembaca akan dengan senang hati untuk membagikannya di sosial media.

Jangan lupa, keberadaan sharing tools dalam konten juga sangat berpengaruh. Ini akan mempermudah pembaca untuk menshare konten anda.

Readable

Konten yang berkualitas selalu mudah untuk dibaca. Keterbacaan konten berkaitan erat dengan gaya penulisan dan design dari website anda.

Karena itu anda harus memperhatikan:
  • Ukuran tulisan dan jenis font
  • Warna teks dan background halaman
  • Leading (jarak antar baris)
  • Design website
  • Gaya penulisan 

Memorable

Konten berkualitas bukanlah sebuah konten musiman yang bisa dilupakan oleh waktu. Artinya anda harus membuat konten yang tetap dilihat dan dibaca meskipun sudah bertahun-tahun lamanya.

Contoh konten musiman seperti berita politik, konten seperti ini hanya diminati pada saat kejadian lalu dilupakan setelahnya. Sedangkan contoh konten memorable seperti artikel yang anda baca ini.

Cara Menulis Konten Berkualitas

Konten berkualitas akan sangat sulit ditulis jika anda bukan seorang expert atau ahli dalam suatu topik.

Misalkan, keahlian saya adalah menulis soal kesehatan dan bisnis online, maka saya akan kesulitan jika disuruh membuat konten berkualitas yang membahas diluar 2 hal tersebut.

Karena itu, kita akan menggunakan metode KTP dalam menulis konten berkualitas.
K=Kumpulkan konten terbaik
T=Tingkatkan materinya
P=Promosikan
Mari kita mulai pembahasannya.

1. Kumpulkan Konten Terbaik

Langkah pertama untuk membuat konten berkualitas adalah mengumpulkan konten terbaik yang membahas topik tersebut.

Misalkan saya akan membuat artikel dengan topik "cara menghilangkan jerawat". Cari di Google menggunakan kata kunci tersebut dan pilih 5 konten teratas.

Pelajari kelima konten tersebut, kemudian buat konten yang jauh lebih lengkap. Untuk bagian ini kita masuk ke metode dua.

2. Tingkatkan Materinya

Setelah menemukan 5 konten terbaik di topik tersebut, tugas anda adalah membuat konten yang jauh lebih baik dan lebih lengkap dari kelima konten itu.

Sertakan juga informasi baru yang belum dimuat konten-konten diatas. Kemudian tulis dengan format penulisan yang jauh lebih baik dan mudah untuk dibaca.

3. Promosikan

Setelah anda membuat konten berkualitas, tugas terakhir yang harus anda lakukan adalah mempromosikannya ke orang yang tepat.

Untuk promosi anda bisa gunakan sosial media seperti Facebook, Twitter, atau situs forum misalnya Quora, Kaskus, dan lain sebagainya.

Contoh disini saya mempromosikan artikel copywriting yang saya buat di situs Quora.

membuat konten berkualitas

Jawaban yang saya buat tersebut terdapat link yang mengarah ke artikel yang saya promosikan.

Kesimpulan

Sebenarnya masih ada beberapa poin yang tidak saya jelaskan diatas, seperti riset keyword dan optimasi keyword pada konten. Keduanya juga bagian penting dari penulisan konten yang berkualitas, jadi pastikan anda tidak mengabaikannya.
Pebriansah
Pebriansah Medical Student & Content Writter
LIHAT KOMENTAR

Berlangganan via Email