Widget HTML Atas

8 Taktik Promosi yang Terbukti Meningkatkan Penjualan

taktik promosi

Bingung bagaimana melakukan promosi produk yang efektif dan terbukti meningkatkan omzet penjualan?

Merasa sudah menulis copywriting terbaik tapi hasil masih segitu-gitu aja?

Jika iya, anda membaca artikel yang tepat.

Di panduan ini saya akan mengupas berbagai taktik promosi yang bisa anda contek dan terapkan langsung.

Tentu, saat anda membacanya, anda harus menebak-nebak, kira-kira taktik tersebut bertujuan untuk meningkatkan aktifitas penjualan yang mana.

Apakah untuk memperbanyak prospek, meningkatkan %closing, memperbesar penjualan, atau mempersering repeat order dari pembeli.

Setelah memahami tujuan dari masing-masing taktik, anda akan lebih mudah dalam memilih dan menerapkan taktik promosi yang tepat untuk bisnis anda.

Oke, tidak usah berlama-lama, berikut ke-8 taktik promosi yang bisa meningkatkan penjualan:

Taktik #1 Gratis Ongkir

Sering bukan melihat beberapa onlineshop yang menjanjikan gratis ongkos kirim untuk para konsumennya. Ini merupakan salah satu taktik promosi yang bisa memperbesar %closing.

Selain itu taktik ini juga sering digunakan untuk memancing target market, terutama mereka yang berada di luar kota atau daerah yang jauh dari tempat bisnis anda.

Mereka yang awalnya ragu untuk membeli karena merasa lokasinya terlalu jauh, pada akhirnya akan memutuskan setelah anda menggratiskan ongkos pengiriman.

Namun ada yang perlu anda perhatikan saat memberikan gratis ongkir.

...yaitu profit bisnis yang akan anda dapatkan.

Anda harus benar-benar memperhitungkan penawaran gratis ongkir yang akan diberikan. Perkirakan juga harga ongkir maksimalnya, jangan sampai gara-gara ongkir gratis, profit (keuntungan) yang anda dapatkan jadi sedikit, atau bahkan tidak ada, karena habis dimakan ongkir.

Intinya lakukan perhitungan yang matang sebelum menerapkan taktik ini.

Taktik #2 Besok Harga Naik

Penyakit terbesar seorang calon pembeli adalah menunda-nunda untuk melakukan pembelian. Ah besok aja deh, tanya istri/suami dulu, nanti deh, kapan-kapan ya, dll.

Dengan memakai taktik ini, anda bisa menghilangkan sifat tersebut.

Mereka yang akan menunda pembelian, justru akan berpikir dua kali, karena jika mereka menundanya, besok ia akan membayar dengan harga yang lebih mahal. Tentu tak ada pilihan lain selain membelinya sekarang juga.

Dengan begini %closing dari produk anda akan meningkat.

Tapi ingat ! jangan pernah membohongi pembeli. Jika harga akan naik, maka naikan. Tapi jika tidak, jangan sekali-sekali menggunakan taktik ini.

Taktik #3 Coba Gratis

Taktik promosi yang satu ini sering digunakan untuk menawarkan produk makanan atau sebuah layanan. Misalnya saat membuat free trial untuk program bimbel, atau promo nasi goreng mafia milik Rex Marindo dengan tagline "2000 piring nasi goreng GRATIS, bayar pakai doa".

taktik promosi

Tentu taktik ini sangat efektif untuk mempersering repeat order dari para pembeli. Mereka yang sudah mencoba gratis, biasanya akan kembali melakukan pembelian jika memang produk yang ia coba bagus dan memuaskan.

Taktik #4 Paket Hemat

Jika anda sering berkunjung ke Mc Donald atau KFC, maka anda pasti akan melihat berbagai menu yang terpampang di dinding bagian atas.

Banyak bukan menu makanan yang disajikan dalam bentuk paket, entah itu paket hemat, paket combo, paket super besar, atau paket komplit yang harganya bervariasi.

taktik promosi

Ini adalah salah satu taktik promosi yang digunakan kedua perusahaan tersebut. Tujuannya untuk memperbesar rata-rata penjualan. Dengan adanya paket, maka orang akan cenderung membandingkan harga dan value yang didapatkan.

Bahkan ada juga orang yang memilih paket karena tidak mau ribet, walaupun jelas-jelas harganya lebih mahal.

Taktik #5 Bonus Spesial

Memberikan bonus pada sebuah produk bukanlah hal yang baru. Ini sering dilakukan para pebisnis online, bahkan bisa disebut sebagai taktik promosi yang paling umum digunakan.

Adanya bonus akan meningkatkan %closing suatu produk.

Terkadang seseorang memutuskan melakukan pembelian bukan karena suka atau butuh produknya, melainkan karena ingin mendapatkan bonus yang diberikan.

Dengan adanya bonus yang bernilai dan relevan, orang-orang akan tertarik melakukan pembelian, apalagi jika bonus yang diberikan memiliki batasan waktu atau hanya berlaku untuk beberapa pembeli saja.

Taktik 6# Tinggal Sedikit Lagi

Taktik promosi yang satu ini hanya bisa anda gunakan ketika produk anda stoknya tinggal sedikit. Misalnya jika stok produk anda sudah dibawah 10 buah, maka sebutkan saja angkanya. Contoh: "tinggal 7 lagi", "tinggal 4 lagi", atau "tinggal 2 lagi".

Tapi jika stok produknya lebih dari sepuluh, jangan disebutkan angkanya. Bilang saja "tinggal sedikit lagi".

Ini akan menimbulkan efek ambigu bagi calon pembeli, dan pastinya mereka akan segera memutuskan untuk melakukan pembelian secepat mungkin.

Yang terpenting anda tidak berbohong, jika memang stok produk masih banyak, jangan pernah gunakan taktik ini.

Taktik 7# Daftar List

Taktik ini digunakan untuk memberitahu pembeli bahwa ada produk-produk lain yang dibutuhkan untuk mereka beli. Tujuannya untuk meningkatkan rata-rata penjualan.

Misalnya ketika anda ingin menservice sepeda motor di dealer atau bengkel resmi. Saat selesai service, si mekanik akan memberikan daftar ceklist spareparts yang harus diganti dari motor anda.

Totalnya pasti enggak sedikit. Ini sebenarnya adalah salah satu taktik yang digunakan agar total penjualannya semakin banyak.

Contoh lainnya bisa dilihat saat anda membeli smartphone di gerai, biasanya SPG atau penjualnya akan menawarkan produk lain sebagai pelengkap, seperti pelindung layar, softcase, atau kartu SIM. Bahkan tak jarang mereka juga memberikan brosur berisi list produk yang harus anda beli.

Taktik 8# Pertanyaan Pilihan

Kalau anda sudah membaca panduan sebelumnya tentang teknik copywriting, anda pasti paham taktik promosi yang satu ini.

Taktik pertanyaan pilihan atau dalam copywriting disebut teknik double binding merupakan taktik promosi yang bertujuan agar pembeli menjawab "ya" pada pilihan pertanyaan yang diajukan.

Misalkan anda sedang menjual produk minuman, lalu menawari pembeli dengan pertanyaan:
Mau beli minumannya mas/mba? murah loh cuman 5 ribuan?
atau.
Mas/mba minumannya mau yang ENAK atau yang SEGER?
Menurut kalian pertanyaan mana yang akan mendapatkan pembeli?

Jawabannya sudah jelas, pasti pertanyaan nomor 2.

Ini adalah contoh taktik pertanyaan pilihan atau double binding. Tujuanya untuk memperbesar %closing dari produk yang anda jual.

Kesimpulan

Taktik promosi tergantung jenis bisnisnya. Kalau produk makanan enggak perlu pakai diskon, cukup kasih strong visual (foto yang menggoda) dan mainkan social proof pembeli. Kalau bisnis fashion gunakan endorsement, strong visual, dan harga coret atau diskon.

Intinya sesuaikan taktik promosi dengan target market produk anda. Pilih yang benar-benar akan berdampak pada peningkatan omzet bisnis anda.
Pebriansah
Pebriansah Medical Student & Content Writter
LIHAT KOMENTAR

Berlangganan via Email